XML-RPC adalah protokol yang memungkinkan sebuah aplikasi mengirim perintah ke aplikasi lain melalui jaringan. Namanya merujuk pada XML sebagai format pesan dan RPC (remote procedure call) sebagai mekanisme untuk meminta fungsi dijalankan dari jarak jauh. Pada situs, endpoint XML-RPC menjadi alamat yang menerima permintaan semacam itu.
Di WordPress, misalnya, endpoint ini biasanya tersedia pada berkas `xmlrpc.php`. Aplikasi eksternal dapat menggunakannya untuk melakukan tindakan tertentu, seperti menerbitkan atau memperbarui artikel, mengelola komentar, dan mengambil informasi situs. Fungsi yang tersedia bergantung pada perangkat lunak serta konfigurasi situs; endpoint ini bukan halaman konten yang ditujukan untuk dibaca pengunjung.
XML-RPC berguna ketika aplikasi lama atau layanan pihak ketiga perlu berkomunikasi dengan situs melalui protokol tersebut. Namun, keberadaan endpoint yang dapat diakses dari internet juga perlu dipertimbangkan dari sisi keamanan. Permintaan yang berulang dapat membebani server, sementara konfigurasi yang lemah berisiko membuka akses yang tidak semestinya.
Pemilik situs sebaiknya memeriksa apakah XML-RPC memang dibutuhkan oleh aplikasi atau integrasi yang digunakan. Jika tidak, akses dapat dibatasi atau dinonaktifkan melalui pengaturan server maupun perangkat keamanan situs. Jika masih diperlukan, gunakan autentikasi yang kuat, batasi permintaan yang mencurigakan, dan pastikan perangkat lunak selalu diperbarui. BEWOKWIN menjadi konteks pembahasan fungsi teknis endpoint ini, yang penggunaannya tetap perlu disesuaikan dengan kebutuhan dan pengamanan situs.